Saham GoTo Jalan di Tempat, Naiknya 3% Turunnya 3% Juga

Jakarta, CNBC Indonesia – Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kembali terkoreksi parah pada perdagangan sesi I Jumat (16/12/2022), setelah beberapa hari bursa menyematkannya ke dalam Unusual Market Activity (UMA).

Read More

Hingga pukul 09:22 WIB, saham GOTO terpantau ambrol 3,09% ke posisi harga Rp 94/saham. Sejak rebound pada Selasa lalu, pergerakan saham GOTO pun cenderung volatil,┬ádi mana pergerakannya berada di kisaran Rp 90 – Rp 100.

Level Rp 94 per saham itu sama seperti harga pembukaan perdagangan kemarin, Kamis (16/12/2022).

Koreksi GOTO kembali terjadi pasca Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukan saham GOTO ke dalam radar bursa pada Selasa lalu, akibat adanya penurunan harga saham yang di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA)

Manajemen GOTO pun memberikan tanggapan terkait pergerakan harga saham yang luar biasa hingga masuk kategori Unusual Market Activity (UMA). Corporate Secretary GOTO, R.A Koesoemohadiani menyebut, hal itu tak terlepas dari segala informasi yang disampaikan oleh perseroan.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), GOTO telah menyampaikan informasi terkait laporan hasil paparan publik insidential pada tanggal 9 Desember 2022 lalu. Dalam keterangan tersebut berisi juga informasi mengenai kinerja kuartal III tahun ini.

Dalam acara tersebut, Patrick Cao selaku Presiden Group GOTO menyampaikan penurunan harga saham GOTO sama seperti fluktuasi harga saham perusahaan publik lainnya yang dipengaruhi oleh banyak faktor.

Patrick Cao menyebut faktor-faktor tersebut merupakan bagian dari mekanisme pasar yang dipengaruhi oleh kondisi makro ekonomi, pasar modal, kompetisi hingga kinerja perusahaan.

Menurutnya, hingga saat ini tidak ada informasi lainnya yang sifatnya material terkait dengan perseroan atau kondisi perseroan yang dapat mempengaruhi nilai saham perseroan, kelangsungan usaha perseroan serta keputusan pemodal yang belum diungkapkan kepada publik oleh perseroan atau belum menjadi informasi yang sudah tersedia di publik.

“Sampai dengan tanggal surat ini, perseroan tidak mengetahui atau memiliki informasi terkait kebenaran/ketidakbenaran atas sebagian atau seluruh dari informasi yang menyangkut perseroan yang beredar sebagai rumor atau beredar di media massa yang dapat mempengaruhi harga saham Perseroan,” tulisnya, Rabu (13/12/2022).

Sementara itu dari orderbook-nya, sudah ada 4,94 juta lot transaksi di saham GOTO hingga pukul 09:22 WIB. Dari order bid atau beli, posisi harga Rp 91/saham menjadi batas bawah GOTO pada hari ini, di mana ada sekitar 5,63 juta lot antrian di harga tersebut. Sedangkan di harga Rp 94/saham, terdapat 1,21 juta lot antrian di posisi bid.

Sedangkan di order offer atau jual, terdapat 1,11 juta lot antrian di harga Rp 95/saham. Adapun di harga Rp 98/saham menjadi posisi yang paling banyak antrian jualnya yakni mencapai 5,84 juta lot.

Sanggahan: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli atau menjual saham terkait. Keputusan investasi sepenuhnya ada pada diri anda, dan CNBC Indonesia tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


GOTO Nyaris ARB, Tapi Ada yang ‘Jagain’ Hingga 2,5 Juta Lot

(chd/chd)


Sumber: www.cnbcindonesia.com

Related posts