gep-indonesia.org

Saham Baja Ini Sempat Melesat Nyaris 20% di Sesi I Hari Ini

Jakarta, CNBC Indonesia – Saham emiten industri baja yakni PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) terpantau sudah melejit nyaris 16% pada perdagangan sesi I Selasa (22/11/2022).

Saham BAJA melejit 15,97% menjadi Rp 167 per unit per pukul 10:45 WIB. Bahkan, saham BAJA sempat melejit nyaris 20% sekitar pukul 10:00 WIB. Saham BAJA pun menduduki posisi kedua dalam jajaran top gainers pada perdagangan sesi I hari ini.

Nilai transaksi saham BAJA sudah mencapai Rp 6,16 miliar dengan volume transaksi yang diperdagangkan sebanyak 36,06 juta lembar saham.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari likuiditasnya, sudah ada 1.022 lot pada order jual atau offer di harga Rp 168 per unit. Sedangkan di order beli atau bid, sudah ada 740 lot di harga Rp 167 per unit.

Di order offer, lot paling banyak tersedia di harga Rp 176 per unit yakni sebesar 3.259 lot. Sedangkan di order bid, di harga Rp 163 per unit tersedia lot paling banyak yakni sebanyak 3.951 lot.

Belum ada rumor muncul terkait saham BAJA dan membuat harganya melesat. Namun dari kinerja keuangannya pada kuartal III-2022, BAJA masih mencatatkan rugi bersih sebesar Rp 62,5 miliar, dari sebelumnya pada periode yang sama tahun lalu, di mana BAJA masih mencatatkan laba bersih sebesar Rp 122,1 miliar.

Rugi bersih BAJA sejalan dengan penurunan pendapatan yakni menjadi Rp 798,74 miliar pada kuartal III-2022, dari sebelumnya pada kuartal III-2021 sebesar Rp 1,17 triliun.

Sebagai informasi, saham BAJA bergerak di industri baja. Perusahaan memproduksi lembaran baja berkualitas seperti galvaniz/coil untuk penggunaannya di Gedung, Listrik, Mesin, Kendaraan Bermotor, Kantor, Peralatan, dan lain-lain.

TIM RISET CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


IHSG Balas Dendam, tapi Apa Kuat ke 7.000 Lagi?

(chd/chd)


Sumber: www.cnbcindonesia.com

Exit mobile version