Pemerintah Godok Student Loan, Danacita Ajukan Diri Jadi Penasihat


Read More

Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah tengah menggodok rencana program student loan atau pinjaman dana pendidikan bagi mahasiswa di Indonesia. Platform peer to peer (P2P) lending Danacita pun menyambut baik hal ini.

Mengingatkan saja, Danacita yang dikelola oleh PT Inclusive Finance Group baru-baru ini viral di media sosial akibat menyalurkan pendanaan bagi mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB).

Meski sama-sama pendanaan, skema student loan berbeda dengan pinjaman pendidikan di P2P lending. Dalam student loan, pendanaan bersifat jangka panjang, bisa empat tahun sesuai dengan masa kuliah. Sementara di platform P2P lending, plafonnya menyesuaikan bayaran per semester.

Direktur Utama Danacita Alfonsus Wibowo mengatakan pihaknya telah berdiskusi dengan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) untuk berkolaboasi dengan pemerintah terkait perumusan student loan ini.

“Kami bisa share pengalaman kami selama enam tahun ini mengenai bagaimana bisnis student loan ini berjalan,” ungkap Alfons saat dalam Konferensi Pers di Jakarta, Jumat, (2/2/2024).

Dengan kata lain, Danacita menyatakan siap untuk menjadi penasehat pemerintah dalam merumuskan ketentuan program student loan di Indonesia.

“Jadi kami akan menjadi sharing partner yang mana kami bisa memberikan untuk do and don’ts untuk student loan ini di masa yang akan datang,” kata dia.

Sebagaimana diketahui, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tengah membahas kemungkinan memberikan student loan atau pinjaman ke mahasiswa untuk berkuliah.

“Dewan pengawas LPDP sedang meminta LPDP untuk kemungkinan mengembangkan yang disebut student loan,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers KSSK di kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (30/1/2024).

[Gambas:Video CNBC]

(mkh/mkh)


Sumber: www.cnbcindonesia.com

Related posts