Otoritas Bursa AS Kena Hack, Harga Kripto Berterbangan


Read More

Jakarta, CNBC Indonesia – Akun X (semula Twitter) resmi Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) diretas pada Selasa malam waktu setempat. SEC mengunggah bahwa mereka telah menyetujui produk-produk Bitcoin Exchange-Traded Funds (ETF).

Ketua SEC Gary Gensler dan regulator pun kemudian membantah postingan yang salah tersebut. Sebelumnya, Bitcoin sempat melonjak mendekati US$48,000.

Gensler mengatakan di jaringan media sosial bahwa pesan tersebut tidak sah dan bahwa SEC belum menyetujui pencatatan dan perdagangan produk spot yang diperdagangkan (ETF) di bursa bitcoin. Otoritas Bursa AS tersebut kemudian mengatakan bahwa akunnya telah disusupi.

“Ini adalah peretasan,” kata juru bicara SEC, dikutip dari The Wall Street Journal Rabu (10/1/2023).

Terhitung, harga Bitcoin telah meningkat lebih dari dua kali lipat sejak Januari tahun lalu. Salah satu yang mendorong adalah ekspektasi bahwa persetujuan akan mendorong pembelian mata uang kripto lebih lanjut.

Keputusan mengenai penawaran dan perdagangan tersebut diperkirakan akan diambil pada hari Rabu waktu setempat. Untuk saat ini, investor yang ingin membeli dan menjual mata uang digital menggunakan broker tradisional harus menggunakan ETF bitcoin berbasis berjangka, yang menggunakan kontrak derivatif untuk memberikan eksposur terhadap pergerakan harga bitcoin, atau produk yang diperdagangkan di pasar bebas yang diatur secara longgar.

Terhadap peretasan tersebut, SEC akan bekerja sama dengan penegak hukum untuk penyelidikan. Mereka menyatakan akan melakukan langkah lebih lanjut atas pelanggaran akses tersebut dan pelanggaran terkait lainnya.

Harga Bitcoin kemudian turun di bawah $46,000 setelah SEC mengeluarkan klarifikasinya.

Adapun investor kripto sangat menantikan lampu hijau SEC untuk ETF bitcoin spot dari manajer aset besar seperti BlackRock dan Fidelity Investments, setelah menunggu lebih dari satu dekade. Analis mengatakan persetujuan sangat mungkin terjadi setelah banyaknya aktivitas di mana staf SEC, penerbit ETF, dan bursa membahas rincian teknis perdagangannya dalam beberapa minggu terakhir.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


SEC Kalah di Pengadilan, Pasar Kripto Pesta Pora

(fsd/fsd)


Sumber: www.cnbcindonesia.com

Related posts