Ohh.. Ada Saham ESOP GOTO Ditebus Rp 2/Unit di Pasar Nego

Jakarta, CNBC Indonesia РHarga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kembali terkena ARB di hari kedua lock up saham dibuka. Transaksi di pasar negosiasi di saham GOTO hari ini pun terpantau ramai.

Read More

Data perdagangan mencatat muncul transaksi pasar negosiasi di saham GOTO sebanyak 57,3 juta lot di harga Rp 2/unit atau senilai Rp 11 miliar.

Usut punya usut, ternyata transaksi tersebut bukanlah transaksi di pasar negosiasi biasa akan tetapi merupakan transaksi exercise dari Employee Stock Option Program (ESOP).

Sebelumnya dalam prospektus GOTO memang sudah disebutkan bahwa Goto Peopleverse Fund pasca periode lockup berakhir, akan mendistribusikan opsi saham GOTO kepada karywan di harga Rp 2/unit hingga Rp 202/unit.

Hal inilah yang menyebabkan pada hari ini banyak terjadi transaksi di pasar negosiasi di rentang harga tersebut karena para karyawan GOTO antusias untuk menukarkan opsi saham miliknya menjadi saham.

 

Total transaksi di pasar negosiasi di saham GOTO hari ini sendiri terpantau amat ramai dimana terdapat 322 juta saham ditransaksikan dengan nilai transaksi mencapai Rp 3,2 triliun.

Di awal perdagangan harga saham GOTO memang langsung ambles 6,38% ke Rp 132/unit dari posisi penutupan sebelumnya di Rp 141/unit.

Nilai transaksi saham GOTO siang ini berada di angka Rp 24 miliar dengan volume mencapai 185 juta saham. Sementara itu antrean jual di harga ARB tercatat mencapai 263 juta lot atau Rp 3,4 triliun.

Penguncian atau lock up saham GOTO resmi dibuka kemarin, Kamis (1/12/2022). Jelang dan pasca lock up dibuka harga saham GOTO terus tertekan.

Sudah 10 hari beruntun saham GOTO selalu berakhir di zona merah. Koreksi hingga ARB kali ini mengantarkan emiten teknologi yang baru IPO pada April lalu ke posisi terendahnya (All Time Low).

Sanggahan: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli atau menjual saham terkait. Keputusan investasi sepenuhnya ada pada diri anda, dan CNBC Indonesia tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Kenaikan Tarif Ojol Ditunda, Cek Harga Saham GOTO!


Sumber: www.cnbcindonesia.com

Related posts