Laba Baba Rafi Tergerus 12% Kala Pendapatan Naik, Kok Bisa?

Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten UMKM Kebab Turki Baba Rafi PT Sari Kreasi Boga Tbk. (RAFI) atau SKB Food menutup tahun buku 2022 dengan mencatatakan laba bersih sebesar Rp12,42 miliar. Jumlah ini┬áturun 12% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp14,21 miliar.

Padahal, SKB Food berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp375,8 miliar pada tahun 2022, meningkat dari sebelumnya sebesar Rp117,1 miliar. Pendapatan keuangan pun melambung pada tahun 2022 menjadi Rp55,8 juta dari yang sebelumnya Rp2,1 juta.

Meskipun begitu, beban pokok pendapatan perusahaan membengkak mencapai Rp28,82 miliar dari sebelumnya Rp89,9 miliar pada tahun 2021. Begitu pula dengan beban bunga pinjaman sebesar Rp979,4 juta dari sebelumnya Rp585,6 juta pada tahun 2021.

Sepanjang tahun 2022, SKB Food harus menanggung beban kerugian pelepasan aset hak guna sebesar Rp4,9 miliar, beban penurunan nilai piutang sebesar Rp2,3 miliar, beban bunga keuangan sebesar Rp20,7 juta, dan beban lainnya sebesar Rp1,7 miliar.

Lantas, jumlah pendapatan lain-lain perusahaan pada tahun 2022 membengkak menjadi Rp9,06 miliar dari sebelumnya sebesar Rp1,33 miliar.

Sementara aset perusahaan meningkat menjadi Rp254,6 miliar dari yang sebelumnya sebesar Rp75,12 miliar pada tahun 2021. Jumlah ekuitas juga naik tajam menjadi Rp225,6 miliar dari yang sebelumnya sebesar Rp47,69 miliar pada tahun 2021.

Sekadar informasi, PT Sari Kreasi Boga Tbk. adalah suatu perseroan terbatas yang bergerak di bidang penjualan bahan baku dan waralaba makanan dan minuman. Perseroan memiliki kegiatan usaha untuk mendistribusikan bahan baku baik berupa olahan maupun non olahan (segar) dari penyedia/supplier kepada mitra waralaba dan mitra distributor/stockist yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Bos Baba Rafi Guyur Modal ke Bisnis Ini, Ekspansi?

(fsd/fsd)


Sumber: www.cnbcindonesia.com

Related posts