Jos! IHSG Dibuka Menguat Setelah Libur Panjang

Jakarta, CNBC Indonesia– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan perdana pasca cuti bersama Idul Fitri, Rabu (26/4/23) dibuka menguat.

Read More

Pada pukul 09.03, IHSG masih menguat 0,37% ke level 6.847,23. Perdagangan menunjukkan terdapat 195 saham menguat, 170 saham turun sementara 235 lainnya mendatar.

Perdagangan juga mencatatkan sebanyak 740 juta saham terlibat dengan nilai perdagangan baru mencapai Rp 1,8 miliar.

Setelah libur panjang Lebaran, para investor patut mencermati sejumlah sentimen untuk perdagangan pekan ini, terutama pada hari ini. Sentimen luar negeri akan datang dari rilis beberapa data ekonomi AS, di antaranya pertumbuhan ekonomi kuartal I dan klaim pengangguran. Namun, The Fed sedang dalam fase “blackout period” menjelang rapat FOMC pada 2-3 Mei mendatang, sehingga tidak akan ada pernyataan apapun dari bank sentral AS.

Sementara itu, sentimen utama dalam negeri berasal dari dampak positif libur Lebaran dan kebijakan Bank Indonesia (BI) yang menahan suku bunga di level 5,75% pada pekan lalu, yang diharapkan dapat meningkatkan permintaan kredit dan diuntungkan oleh perusahaan properti dan perbankan.

IHSG diperkirakan akan cenderung stabil dalam pekan ini. Namun, para investor harus tetap memperhatikan sentimen dari luar negeri, terutama pergerakan Wall Street, yang kemarin mengalami pelemahan dan dapat berdampak negatif pada pasar keuangan dalam negeri. Investor juga harus memperhatikan bayang-bayang krisis perbankan AS yang masih menghantui ekonomi Amerika Serikat dan kekhawatiran resesi yang dapat mempengaruhi sentimen pasar.

Meski demikian, kemeriahan mudik diharapkan dapat membantu membangkitkan ekonomi pada kuartal I dan II tahun ini, khususnya dalam sektor ritel dan consumer goods. Emiten seperti Matahari Putra Prima, Unilever Indonesia, Indofood Sukses Makmur, dan Mayora Indah adalah perusahaan yang akan panen selama Lebaran.

Demikian juga dengan perusahaan terkait transportasi dan otomotif seperti Garuda Indonesia ataupun Astra International.

Yang paling menarik ditunggu hari ini adalah seberapa besar pencalonan Ganjar Pranowo mampu membawa dampak positif ke IHSG dan rupiah.

PDI-P akhirnya mengumumkan pencalonan Ganjar sehari sebelum Hari Raya Idul Fitri, Jumat (21/4/2023).

Pencalonan Ganjar menarik banyak perhatian karena dia datang dari partai penguasa.

Sebagai catatan, Saat presiden Joko Widodo (Jokowi)resmi dicalonkan sebagai capres PDI-Perjuangan 12 Maret 2014, IHSG melesat 3,23% pada penutupan perdagangan ke posisi 4.390,77.

CNBC INDONESIA RESEARCH

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Rekor IPO di Tahun 2022! Ada yang Modal Avanza Jadi Rumah!

(fsd/fsd)


Sumber: www.cnbcindonesia.com

Related posts