Ini Deretan Saham Milik Boy Thohir yang Siap Dukung Pemilu 1 Putaran

Read More

Jakarta, CNBC Indonesia – Konglomerat Garibaldi Thohir atau Boy Thohir menyatakan dukungannya pada pasangan nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024. Hal itu disampaikan Boy dalam acara Relawan Erick Thohir Alumni Amerika Serikat di Plaza Senayan, Jakarta, Senin (22/1) malam.

Boy Thohir menyebut, sepertiga penyumbang perekonomian Indonesia siap membantu memenangkan pasangan calon presiden nomor urut dua.

“Walaupun kami jumlahnya sedikit, tapi ya di ruangan ini mungkin sepertiga perekonomian Indonesia ada di sini,” kata Boy mengutip CNN Indonesia, Selasa (23/1).

Kakak dari Menteri BUMN Erick Thohir ini mengungkapkan, banyak pengusaha kakap siap membantu memenangkan Prabowo-Gibran dalam Pilpres tahun ini.

“Mulai dari Djarum Grup, Sampoerna Grup, Adaro Grup, siapa lagi, pokoknya grup-grup semua ada di sini,” imbuhnya.

Bahkan, Boy Thohir mengungkapkan bakal siap memenangkan Prabowo-Gibran sekali putaran.

Boy Thohir sendiri tercatat sebagai orang terkaya ke-17 dalam deretan 50 orang terkaya RI versi Majalah Forbes yang dipublikasi akhir tahun lalu. Forbes menaksir kekayaan Boy Thohir dan keluarga mencapai US$ 3,3 miliar atau setara Rp 51,15 triliun (asumsi kurs Rp 15.500/US$).

Lantas saham apa saja yang terafiliasi dengan Boy Thohir?

PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO)

PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) merupakan salah satu perusahaan tambang batubara RI. Tak hanya itu, ADRO beserta anak perusahaannya ini bergerak dalam bidang perdagangan batubara, jasa kontraktor penambangan, infrastruktur, logistik batubara dan kegiatan pembangkit tenaga listrik.

Baru-baru ini, ADRO juga mengembangkan bisnis di energi hijau melalui Adaro Green dan Adaro Minerals. Perusahaan ini tercatat di bursa sudah dari 2008. Boy Thohir tercatat memegang kepemilikan ADRO sebanyak 6,18%, sekaligus memegang jabatan penting sebagai Presiden Direktur.

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)

Hingga akhir 2023, Boy Thohir tercatat masih menggenggam saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) sebanyak 1,05 miliar saham atau setara 0,09% kepemilikan.

Sebelumnya, Boy Thohir sempat memegang jabatan Komisaris Utama di GOTO. Namun, pada pertengahan 2023 lalu memutuskan mundur yang kemudian digantikan Agus Martowardojo.

PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM)

Pada 2 Maret 2022 lalu, Boy Thohir tercatat secara resmi menjadi pengendali di saham perusahaan sekuritas, yakni PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) dengan porsi 34,64% yang setara 2,46 miliar lembar saham.

Waktu itu, kakak Menteri BUMN Erick Thohir ini membeli saham TRIM dengan harga pembelian sebesar Rp191 per saham, atau seluruhnya sebesar Rp470,37 miliar.

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF)

Saham perusahaan leasing sepeda motor, PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) juga dimiliki Boy Thohir sebanyak 25,01% melalui PT Wahana Makmur Sejati. Boy Thohir kini menjabat sebagai salah satu komisaris di WOMF.

PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN)

Perusahaan leasing selanjutnya yang dipegang kepemilikan sahamnya oleh Boy Thohir ada PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN). Boy Thohir bersama dengan Jerry Ng melalui Trinugraha Capital & Co SCA menggenggam kepemilikan saham BFIN sebanyak 48,15% menjadikannya sebagai pengendali.

PT Adi Sarana Pratama Tbk (ASSA)

Boy Thohir juga secara resmi memiliki saham PT Tri Adi Bersama atau AnterAja, sebuah perusahaan penyedia jasa pengiriman berbasis teknologi.

Keberadaan Boy Thohir sebagai pemilik saham AnterAja terungkap dalam keterbukaan informasi PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA), induk usaha AnterAja. Dalam keterangannya, ASSA menyebut AnterAja menerbitkan 490.413 lembar saham baru senilai Rp 70,55 miliar. Jumlah ini menjadikan Boy Thohir sebagai pemegang 10% saham AnterAja.

PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA)

Selanjutnya, Boy Thohir menggenggam saham perusahaan pabrik Kilang LPG dan Amoniak swasta terbesar di Indonesia, yakni PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA). Tercatat hingga akhir Desember 2023, Boy Thohir menggenggam kepemilikan saham sebanyak 5,55% atau setara 956,18 juta lembar saham.

PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)

Berikutnya, ada emiten pengolahan nikel yang belum ada setahun melantai di bursa, yakni PT Merdeka Battery Materials (MBMA). Boy Thohir tercatat mengempit saham MBMA sebanyak 9,13 miliar lembar atau setara 8,46% dari total modal yang ditempatkan perseroan, melansir data resmi hingga 31 Desember 2024.

Dari delapan saham tersebut, jika diakumulasi nilai kapitalisasi pasarnya mencapai Rp283,14 triliun. Nilai tersebut nyaris setara 3% dari nilai IHSG pada 23 Januari 2024 hingga pukul 13.50 WIB Sebesar Rp11.534,146 triliun. Secara lebih rinci berikut market cap sejumlah saham yang terafiliasi dengan Boy Thohir :


CNBC INDONESIA RESEARCH 

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Jadi Cawapres Terkuat Prabowo, Harta Gibran Capai Rp26 M

(tsn/tsn)


Sumber: www.cnbcindonesia.com

Related posts