Dividen Mandiri Terbesar Sepanjang Sejarah

Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) telah membagikan dividen sebesar Rp 24,7 triliun, atau sekitar 60% dari keuntungan tahun 2022. Jumlah ini merupakan yang terbesar dalam sejarah Mandiri.

Read More

Mandiri sepakat telah membagikan dividen sebesar 60% dari laba bersih konsolidasian yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tahun buku 2022 yang sebesar Rp 41,1 triliun. Artinya, BMRI membagikan dividen tunai kepada para pemegang saham senilai Rp 24,7 triliun.

Sementara, khusus dividen untuk Negara Republik Indonesia yang merupakan pemegang saham Perseroan dengan kepemilikan 52% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan atau sebesar Rp 12,84 triliun akan disetorkan ke Rekening Kas Umum Negara. Tanggal pembayaran dividen BMRI akan dilakukan pada 12 April 2023

Pada tahun 2021, Mandiri membagikan dividen senilai Rp 16,8 triliun. Meskipun secara rasio angka tersebut sama dengan 60% laba bersih perusahaan atau setara dengan yang dibagikan pada tahun 2022.

Mandiri sendiri berhasil membukukan kinerja keuangan yang positif pada awal tahun 2023. Hal ini tercermin dari perolehan laba bersih konsolidasi pada kuartal I 2023 yang mencapai Rp 12,6 triliun, tumbuh menembus 25,2% bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi menyampaikan, pertumbuhan laba tersebut merupakan hasil dari strategi Bank Mandiri yang berfokus pada pendekatan ekosistem bisnis baik dari sisi pembiayaan maupun pendanaan. Hasilnya, total aset Bank Mandiri secara konsolidasi tercatat sampai dengan akhir Maret 2023 berhasil tumbuh 10,04% secara year on year (YoY) mencapai Rp 1.908 triliun.

Hal tersebut ditopang oleh pertumbuhan kredit Bank Mandiri mencapai sebesar 12,36% YoY secara konsolidasi menjadi Rp 1.205 triliun. Darmawan menilai, peningkatan kredit Bank Mandiri tentunya tidak terlepas dari semakin membaiknya fundamental ekonomi Indonesia yang solid.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Jelang Stock Split, Saham Bank Mandiri (BMRI) Melesat 5%

(ayh)


Sumber: www.cnbcindonesia.com

Related posts