Bikin Happy, UNTD Janjikan Rajin Tebar Dividen Setelah IPO


Read More

Jakarta,CNCB Indonesia – PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD) atau yang juga dikenal sebagai produsen United Bike dan United E-Motor akan segera melaksanakan penawaran umum perdana kepada calon investor pada 1 hingga 5 Februari mendatang. Dalam aksi korporasi ini, perusahaan berencana menggalang dana hingga Rp 400 miliar pada rentang harga tertinggi.

Direktur perusahaan Andrew Mulyadi mengatakan, setelah IPO nanti, emiten manufaktur sepeda dan motor listrik ini akan royal membagikan dividen sebagai kepada pemegang saham.

“Persentase pembagian dividen tentu kita akan sekitar 30%. Kita akan royal membagikan dividen. Kan bagi-bagi,” ungkap dia saat Public Expose PT Terang Dunia Internusa, beberapa waktu lalu.

Mengacu pada prospektus, sebelum IPO perseroan membagikan dividen dengan rasio 85,49% dari laba bersih sebesar Rp 42,08 miliar. Dividen per saham yang dibayarkan sebesar Rp 3,6 juta per saham dengan jumlah 10.000 saham tau total dividen sebesar Rp 36 miliar mengacu tahun buku 2022.

Adapun UNTD akan membagikan dividen kas kepada pemegang saham perseroan maksimal 30% dari laba bersih dimulai dari tahun buku 2024. Pembagian itu setelah melakukan pencadangan laba bersih sesuai ketentuan yang berlaku dan dengan memperhatikan keputusan para pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).

Sementara itu, penentuan jumlah dan pembagian dividen tersebut akan bergantung pada rekomendasi direksi perseroan dengan mempertimbangkan faktor laba ditahan, hasil usaha dan keuangan, kondisi keuangan, kondisi likuiditas, prospek usaha di masa depan (termasuk belanja modal dan akuisisi), kebutuhan kas, kesempatan bisnis, dan faktor lainnya.

Nantinya, seluruh dana IPO akan digunakan oleh perseroan sebagai modal kerja dalam membeli bahan baku sepeda motor listrik dan E-Moped. Di antaranya pembelian baterai, dinamo, wheel-set, multi information display (speedometer digital, GPS), brake system, dan suspensi.

Berikut Jadwal Pelaksanaan IPO UNTD

Masa Penawaran Awal: 11- 22 Januari 2024

Tanggal Efektif: 30 Januari 2024

Masa Penawaran Umum: 1- 5 Februari 2024

Perkiraan Tanggal Penjatahan: 5 Februari 2024

Perkiraan Tanggal Distribusi Saham: 6 Februari 2024

Perkiraan Tanggal Pencatatan Saham: 7 Februari 2024.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


UNTD Siap Produksi 1 Juta Lebih Motor Listrik Hingga 2026

(dpu/dpu)


Sumber: www.cnbcindonesia.com

Related posts